PT Knitto Tekstil Indonesia – Konveksi baju adalah tempat produksi industri fashion. Tanpa konveksi yang rapi, terukur, dan konsisten, desain bagus dan bahan berkualitas tinggi tidak akan pernah berubah menjadi produk siap jual. Knittopreneurs sedang menggeluti bisnis konveksi? Intip yuk penjelasan mengenai konveksi, jenis-jenis, hingga model bisnisnya disini!
- Apa Itu Konveksi Baju?
- Perbedaan Konveksi Baju dengan Garmen dan Tailor
- Jenis-Jenis Konveksi Baju Berdasarkan Skala Usaha
- Jenis Produk yang Umumnya Dikerjakan Konveksi Baju
- Model Bisnis Makloon pada Konveksi Baju
- Alur Proses Kerja di Konveksi Baju
- Faktor Penting agar Konveksi Baju Bisa Konsisten Berkualitas
- Kenapa Pemilihan Bahan Sangat Menentukan Kinerja Konveksi Baju?
- Rekomendasi Bahan dari Knitto untuk Kebutuhan Konveksi Baju
Apa Itu Konveksi Baju?
Konveksi baju adalah usaha yang bergerak di bidang produksi pakaian dalam jumlah tertentu menggunakan sistem kerja terstruktur. Konveksi menerima pesanan dari brand, komunitas, perusahaan, atau individu untuk memproduksi bahan kaos untuk brand clothing atau baju sesuai permintaan.
Berbeda dengan produksi massal skala pabrik besar, konveksi baju umumnya lebih fleksibel dari sisi jumlah, model, dan kebutuhan custom. Inilah yang membuat konveksi menjadi pilihan utama bagi banyak brand lokal dan pelaku UMKM fashion.
Perbedaan Konveksi Baju dengan Garmen dan Tailor
Meski sama-sama bergerak di bidang produksi pakaian, konveksi baju, garmen, dan tailor memiliki fokus dan sistem kerja yang berbeda.
Konveksi baju berada di skala menengah. Produksi dilakukan dalam jumlah puluhan hingga ribuan pcs, dengan sistem kerja semi mass production. Konveksi cocok untuk brand yang sedang bertumbuh karena fleksibel dari sisi jumlah dan model.
Garmen biasanya beroperasi di skala besar dan industri. Produksi dilakukan dalam jumlah sangat besar dengan standar yang ketat, mesin lengkap, dan sistem kerja yang kaku. Garmen umumnya mengerjakan order ekspor atau brand besar dengan spesifikasi yang sudah baku.
Sementara itu, tailor berfokus pada produksi satuan atau custom. Prosesnya lebih personal, menyesuaikan ukuran dan desain individu, tetapi tidak dirancang untuk produksi massal.
Baca juga: Tips Sukses di Industri Garment, Apa Bedanya dengan Tekstil dan Konveksi?
Jenis-Jenis Konveksi Baju Berdasarkan Skala Usaha
Konveksi baju dapat dibedakan berdasarkan kapasitas dan skala produksinya. Konveksi kecil biasanya menangani pesanan puluhan hingga ratusan pcs dan sering melayani kebutuhan komunitas atau UMKM. Konveksi menengah sudah memiliki alur produksi lebih rapi dan mampu menangani ribuan pcs per bulan. Sementara konveksi besar biasanya bekerja sama dengan brand yang membutuhkan produksi rutin dan volume tinggi.
Skala ini memengaruhi sistem kerja, waktu produksi, dan standar kualitas yang diterapkan.
Baca juga: Kaos Polo Bahan Apa yang Bagus? Ini Rekomendasi Terbaik untuk Kenyamanan
Jenis Produk yang Umumnya Dikerjakan Konveksi Baju
Konveksi baju mengerjakan berbagai jenis produk apparel, tergantung spesialisasi dan kapasitasnya.
Produk yang paling umum antara lain kaos, polo shirt, hoodie, sweater, jaket ringan, seragam kerja, seragam sekolah, hingga pakaian olahraga. Beberapa konveksi juga menerima produksi celana, training set, dan apparel custom lainnya.
Model Bisnis Makloon pada Konveksi Baju
Model bisnis yang paling umum di konveksi baju adalah sistem makloon. Dalam sistem ini, pihak pemesan menyediakan desain dan bahan, sementara konveksi fokus pada proses produksi.
Konveksi bertanggung jawab pada cutting, jahit, finishing, dan quality control sesuai kesepakatan. Sistem makloon ini memberi keuntungan bagi brand karena biaya produksi lebih terkontrol dan fokus bisa dialihkan ke pemasaran serta pengembangan produk.
Alur Proses Kerja di Konveksi Baju
Lantas, bagaimana alur proses kerja konveksi baju pada umumnya? Cek di bawah ini, yuk!
Proses Penerimaan Order dan Perencanaan Produksi
Tahap awal dimulai dari diskusi spesifikasi produk, jumlah pesanan, deadline, dan detail teknis lainnya. Dari sini, konveksi menyusun perencanaan produksi agar proses berjalan efisien dan sesuai target waktu.
Proses Cutting Kain di Konveksi Baju
Kain dipotong sesuai pola dan ukuran yang telah ditentukan. Tahap ini sangat krusial karena kesalahan kecil pada proses cutting bisa berdampak pada seluruh hasil produksi.
Proses Jahit Baju
Potongan kain kemudian dijahit sesuai konstruksi produk. Proses jahit menentukan kekuatan, kenyamanan, dan kerapian pakaian, sehingga membutuhkan tenaga kerja yang terampil.
Proses Finishing dan Quality Control
Tahap akhir meliputi pembersihan benang, pengecekan jahitan, pengukuran ulang, hingga penyetrikaan. Quality control dilakukan untuk memastikan produk sesuai standar sebelum dikirim ke pemesan.
Faktor Penting agar Konveksi Baju Bisa Konsisten Berkualitas
Agar kualitas tetap terjaga, konveksi perlu memperhatikan beberapa faktor berikut:
-
Sistem kerja yang jelas
Pertama, perhatikan alur produksi harus rapi dari awal hingga akhir agar tidak terjadi bottleneck.
-
Tenaga kerja terampil
Selanjutnya, tenaga kerja haruslah terampil dan ahli, seperti operator cutting dan jahit yang sangat menentukan hasil akhir produk.
-
Standar kualitas yang konsisten
Tak kalah penting, setiap produk harus dicek dengan parameter yang sama.
-
Manajemen waktu yang realistis
Hal yang paling krusial lainnya adalah deadline harus disesuaikan dengan kapasitas produksi.
-
Pemilihan bahan yang tepat
Terakhir, pemilihan bahan berkualitas jadi faktor penting agar mempermudah proses produksi dan menjaga kualitas hasil produk.
Kenapa Pemilihan Bahan Sangat Menentukan Kinerja Konveksi Baju?
Bahan adalah fondasi utama produksi. Bahan yang stabil, mudah dipotong, dan konsisten kualitasnya akan memperlancar proses produksi di konveksi baju.
Sebaliknya, bahan yang tidak konsisten bisa menyebabkan masalah saat cutting, jahit, hingga finishing. Inilah alasan mengapa banyak konveksi sangat selektif dalam memilih bahan untuk menjaga efisiensi dan kualitas hasil kerja.
Rekomendasi Bahan dari Knitto untuk Kebutuhan Konveksi Baju

Untuk kebutuhan konveksi baju, toko bahan kaos Knitto menyediakan berbagai pilihan bahan yang siap diproduksi. Cotton Combed menjadi pilihan utama untuk kaos karena nyaman dan mudah diproses. Untuk kebutuhan yang lebih tahan dan ekonomis, CVC dan Cotton Carded bisa menjadi alternatif. Sementara untuk aktivitas olahraga, bahan Polyester Activedry cocok digunakan karena ringan dan cepat kering.
Pemilihan bahan yang tepat akan membantu konveksi menjaga kualitas sekaligus efisiensi produksi. Konveksi baju memegang peran penting dalam proses produksi apparel, mulai dari perencanaan hingga finishing. Dengan sistem kerja yang rapi dan pemilihan bahan yang tepat, konveksi dapat menghasilkan produk yang konsisten berkualitas dan siap bersaing di pasar!
TOKO BAHAN KAOS KNITTO BANDUNG
Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (022) 4214962
Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Telepon : (022) 20589089
TOKO BAHAN KAOS KNITTO YOGYAKARTA
Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta
Telepon : (0274) 5017513
TOKO BAHAN KAOS KNITTO SEMARANG
Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang
Telepon: (024) 760-728-5
TOKO BAHAN KAOS KNITTO SURABAYA
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No 27, Surabaya (MERR)
Telepon: (031)5937700
Official WhatsApp: 082120003035
Email : [email protected]
