PT Knitto Tekstil Indonesia –Â Produksi kaos bukan sekadar menjahit kain menjadi pakaian. Di balik kaos yang terlihat sederhana, ada proses perencanaan, pemilihan bahan, hingga pengendalian kualitas yang menentukan hasil akhirnya. Brand yang serius biasanya menaruh perhatian besar pada proses produksi agar kualitas tetap stabil dari satu batch ke batch berikutnya.
Dengan alur produksi yang tepat, kaos tidak hanya nyaman dipakai, tetapi juga siap bersaing di pasar.
Kenapa Banyak Brand Memilih Produksi Kaos Sendiri?
Banyak brand memilih produksi kaos sendiri atau bekerja langsung dengan konveksi karena ingin punya kontrol penuh terhadap kualitas produk. Mulai dari pemilihan bahan, pemilihan supplier bahan kaos terpercaya, potongan kaos, hingga detail finishing bisa disesuaikan dengan standar brand.
Selain itu, produksi sendiri memudahkan brand menjaga konsistensi ukuran dan kualitas. Nah konsistensi ini sangat diperlukan agar konsumen mendapatkan kepuasan dan pengalaman yang sama setiap kali membeli produk.
Persiapan Sebelum Produksi Kaos
Tahap persiapan sering dianggap sepele, padahal justru menjadi fondasi kelancaran produksi. Semakin rapi persiapan dilakukan, semakin kecil risiko revisi dan kesalahan saat produksi berjalan.
Menentukan Model dan Spesifikasi Kaos
Langkah awal dalam produksi kaos adalah menentukan model dan spesifikasi produk. Apakah kaos akan menggunakan potongan regular fit, slim fit, atau oversize. Detail lain seperti panjang badan, lebar dada, panjang lengan, dan jenis kerah juga perlu ditetapkan sejak awal.
Spesifikasi yang jelas akan memudahkan proses pembuatan pola, cutting kain, hingga jahit. Tanpa spesifikasi yang detail, hasil produksi bisa tidak konsisten.
Memilih Bahan Kaos yang Tepat
Pemilihan bahan kaos sangat berpengaruh pada kenyamanan, tampilan, dan biaya produksi. Bahan yang stabil akan mempermudah proses produksi dan mengurangi risiko cacat.
Brand perlu menyesuaikan bahan dengan target pasar. Untuk daily wear, bahan yang breathable dan nyaman lebih disukai. Sementara untuk kaos premium, bahan dengan tampilan lebih rapi dan handfeel yang lebih halus bisa menjadi pilihan.
Proses Produksi Kaos Secara Umum
Secara umum, produksi kaos dimulai dari pembuatan pola berdasarkan spesifikasi yang telah ditentukan. Setelah itu, kain dipotong sesuai pola pada tahap cutting.
Tahap berikutnya adalah proses jahit, di mana potongan kain dirangkai menjadi bentuk kaos utuh. Setelah kaos selesai dijahit, dilakukan proses finishing seperti pembersihan sisa benang, penyetrikaan, dan pengecekan kualitas sebelum dikemas.
Setiap tahap saling berkaitan, sehingga kesalahan kecil di awal bisa berdampak besar pada hasil akhir.
Baca juga: Mengenal Konveksi Baju dari Produksi hingga Jenisnya
Simulasi Produksi Kaos Menggunakan Kalkulator Bahan Knitto
Agar produksi lebih terencana, perhitungan kebutuhan kain perlu dilakukan sejak awal. Berikut simulasi sederhana menggunakan data bahan dari Knitto.
Spesifikasi bahan:
-
Cotton Combed 24s
-
Gramasi ±175–185 gsm
-
Lebar kain 42 inci (tubular)
-
Estimasi panjang kain per 1 kg: ±2,53 – 2,68 meter
Menghitung Kebutuhan Kain per Kaos
Berdasarkan estimasi produksi, 1 kg kain cotton combed 24s dapat menghasilkan jumlah kaos yang berbeda tergantung ukuran:
-
Ukuran S: ±6 kaos
-
Ukuran M: ±5 kaos
-
Ukuran L: ±4 kaos
-
Ukuran XL: ±3 kaos
Angka ini bersifat estimasi dan dapat berubah tergantung pola potong dan model kaos yang digunakan.
Simulasi: Produksi 50 Kaos Menggunakan Bahan Knitto
Sebagai contoh, jika ingin memproduksi 50 kaos ukuran M, dengan estimasi 1 kg menghasilkan 5 kaos, maka kebutuhan kainnya adalah:
50 kaos ÷ 5 kaos per kg = ±10 kg kain
Jika produksi terdiri dari beberapa ukuran, perhitungan bisa disesuaikan dengan komposisi size run yang diinginkan agar penggunaan bahan lebih efisien.
Baca juga: 1 Roll Kain Berapa Meter? Standar Ukuran, Cara Hitung, dan Contoh Produksi
Tips Produksi Kaos agar Lebih Efisien dan Konsisten
Agar proses produksi kaos berjalan lancar dan hasilnya konsisten, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
-
Buat spesifikasi produk sedetail mungkin
Detail yang jelas mengurangi risiko kesalahan produksi.
-
Gunakan bahan yang kualitasnya stabil
Bahan yang konsisten akan mempermudah proses cutting dan jahit.
-
Lakukan sampling sebelum produksi besar
Sample membantu memastikan hasil sesuai ekspektasi.
-
Kelola timeline secara realistis
Waktu yang cukup membantu menjaga kualitas hasil.
-
Catat data produksi untuk evaluasi
Dengan perencanaan yang matang, produksi kaos tidak hanya lebih efisien, tetapi juga menghasilkan produk yang konsisten dari sisi kualitas dan ukuran.
TOKO BAHAN KAOS KNITTO BANDUNG
Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (022) 4214962
Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Telepon : (022) 20589089
TOKO BAHAN KAOS KNITTO YOGYAKARTA
Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta
Telepon : (0274) 5017513
TOKO BAHAN KAOS KNITTO SEMARANG
Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang
Telepon: (024) 760-728-5
TOKO BAHAN KAOS KNITTO SURABAYA
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No 27, Surabaya (MERR)
Telepon: (031)5937700
Official WhatsApp: 082120003035
Email : [email protected]
