PT Knitto Tekstil Indonesia – Kaos melar seringkali jadi masalah pada karena pemakaian sehari-hari. Namun, siapa sangka penyebab kaos melar justri berawal dari pemilihan bahan yang kurang tepat sejak awal produksi.
Kaos yang cepat melar tentu akan membuat tampilan kurang maksimal dan kurang nyaman. Maka dari itu, pemilihan bahan menjadi langkah penting agar kualitas kaos bisa lebih tahan lama.
Lantas, bagaimana mencegah kaos agar tidak cepat melar? Minto kali ini bakal membahas faktor bahan hingga solusi untuk mencegah kaos kehilangan bentuk. Simak sampai habis, ya!
Apa yang Membuat Kaos Melar?
Kaos menjadi melar ketika struktur kain tidak mampu kembali ke bentuk semula setelah ditarik atau digunakan.
Hal ini berkaitan dengan kekuatan serat, konstruksi kain, dan kestabilan bahan. Kain yang memiliki rajutan terlalu longgar akan lebih rentan melar, terutama di area leher, bahu, dan badan kaos.
Jika sejak awal kain tidak dirancang dengan baik, perubahan bentuk akan lebih cepat terlihat. Jadi, pemilihan bahan menjadi faktor utama bahan kaos nyaman untuk daily wear yang tidak mudah melar.
Baca juga: Apa itu Handfeel Kain? Kenali Teksturnya Sebelum Memilih Bahan!
Penyebab Kaos Melar Setelah Dipakai
Dari sisi bahan, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kaos melar setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu.
Serat yang terlalu halus tanpa keseimbangan kekuatan bisa membuat kain mudah tertarik.
Begitu juga kain yang tidak melalui proses stabilisasi yang baik akan lebih mudah berubah bentuk setelah dicuci.
Selain itu, kombinasi antara bahan dan konstruksi rajut yang kurang tepat mempercepat elastisitas berlebih. Akibatnya, kaos kehilangan kerapian dan terlihat melar meski usia pakainya belum lama.
Pengaruh Gramasi dan Ketebalan Kain
Gramasi sangat berkaitan dengan nomor benang (s) yang digunakan. Penting Knittopreneurs pahami bahwa semakin tinggi nomor benang, kain akan terasa semakin tipis, dan sebaliknya.
Sebagai contoh, kaos dengan benang 30s menggunakan benang yang lebih halus sehingga kainnya lebih ringan dan tipis.
Sementara kaos 16s menggunakan benang yang lebih tebal, sehingga kain terasa lebih berat dan kokoh.
Kain dengan nomor benang tinggi memang terasa lebih adem dan ringan. Namun, jika tidak diimbangi dengan struktur rajut dan gramasi yang tepat, kain jenis ini cenderung lebih mudah tertarik dan berisiko melar.
Inilah alasan kain yang lebih tebal umumnya lebih stabil dan tidak mudah kehilangan bentuk saat dipakai berulang kali.
Karena itu, pemilihan gramasi dan nomor benang harus disesuaikan dengan fungsi kaos.
Cara Mencegah Kaos Agar Tidak Mudah Melar
Mencegah kaos melar sebaiknya dimulai sejak pemilihan bahan. Beberapa langkah berikut bisa membantu menjaga bentuk kaos tetap rapi:
-
Pilih kain dengan struktur serat yang stabil
Kain tidak terlalu tipis dan memiliki rajutan yang cukup rapat.
-
Gunakan gramasi sesuai fungsi kaos
Kaos harian sebaiknya tidak menggunakan gramasi terlalu rendah agar tidak mudah melar.
-
Perhatikan proses finishing kain
Finishing yang tepat membantu menstabilkan kain dan mengurangi risiko perubahan bentuk.
-
Perawatan kaos
Hindari pencucian dengan air terlalu panas dan memeras kain berlebihan.
Dengan kombinasi bahan yang tepat dan perawatan yang benar, risiko penyebab kaos melar bisa ditekan secara signifikan.
Rekomendasi Bahan dari Knitto yang Anti Melar
Pemilihan bahan yang tepat menjadi solusi utama untuk mengatasi masalah kaos melar. Berikut beberapa rekomendasi bahan dari Knitto yang dikenal memiliki ketahanan bentuk yang baik:
-
Cotton Combed

Bahan cotton combed toko bahan kaos Knitto memiliki struktur serat yang cukup stabil dan nyaman dipakai.
Cocok untuk kaos harian yang membutuhkan keseimbangan antara kenyamanan dan daya tahan bentuk.
-
Cotton Combed Enzywash

Cotton combed enzywash merupakan kain premium yang melalui proses finishing enzyme wash sehingga menghasilkan permukaan kain lebih rapi, halus, dan stabil.
Risiko kain berubah bentuk bisa ditekan tanpa mengurangi kenyamanan.
Baca juga: Apa Itu Enzyme Wash? Begini Proses dan Pengaruhnya pada Kain
Masalah kaos melar sering kali berawal dari pemilihan bahan yang kurang sesuai.
Dengan memahami peran serat, gramasi, dan ketebalan kain, risiko kaos kehilangan bentuk bisa diminimalkan sejak awal.
Bagi brand owner maupun konsumen, memilih bahan yang stabil adalah investasi untuk kualitas produk yang lebih tahan lama.
Dengan bahan yang tepat, kaos tidak hanya nyaman dipakai, tetapi juga tetap rapi dan terlihat baik meski digunakan berulang kali.
TOKO BAHAN KAOS KNITTO BANDUNG
Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (022) 4214962
Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Telepon : (022) 20589089
TOKO BAHAN KAOS KNITTO YOGYAKARTA
Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta
Telepon : (0274) 5017513
TOKO BAHAN KAOS KNITTO SEMARANG
Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang
Telepon: (024) 760-728-5
TOKO BAHAN KAOS KNITTO SURABAYA
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No 27, Surabaya (MERR)
Telepon: (031)5937700
Official WhatsApp: 082120003035
Email : [email protected]
