5 Kelebihan Jaket Puffer Serta Kekurangan dan Cara Perawatannya

0
5/5 - Vote count: 54 votes

15 Kelebihan Jaket Puffer Serta Kekurangan dan Cara Perawatannya – Jaket puffer merupakan salah satu jenis jaket yang sangat diminati oleh para pecinta aktivitas luar ruangan di Indonesia. Jaket ini terkenal akan kehangatannya dan kemampuannya dalam melindungi tubuh dari cuaca dingin yang sering terjadi di daerah pegunungan atau saat musim hujan tiba.

5 Kelebihan Jaket Puffer Serta Kekurangan dan Cara Perawatannya
5 Kelebihan Jaket Puffer Serta Kekurangan dan Cara Perawatannya

Desainnya yang stylish dan modern, membuatnya cocok digunakan untuk berbagai kegiatan seperti hiking, camping, atau bahkan untuk kegiatan sehari-hari. Namun, sebelum memutuskan untuk membelinya, penting untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan serta cara perawatannya.

Apa itu Jaket Puffer dan Mengapa Populer?

Definisi Jaket Puffer

Jaket puffer adalah salah satu jenis jaket yang sangat digemari oleh para pecinta fashion dan penggemar olahraga outdoor. Jaket ini terbuat dari bahan yang tebal dan dilengkapi dengan lapisan isolasi di dalamnya yang berfungsi untuk menjaga suhu tubuh agar tetap hangat, terutama pada kondisi cuaca yang sangat dingin.

Lapisan isolasi pada jaket anti dingin umumnya terbuat dari bahan sintetis seperti poliester atau poliamida, yang memiliki kemampuan untuk menjaga suhu tubuh agar tetap hangat meskipun pada kondisi cuaca yang sangat dingin.

Mengapa Jaket Puffer Populer?

Selain kehangatannya, jaket ini juga memiliki desain yang unik dan menarik. Tampilannya yang bervolume terlihat seperti bantal-bantal kecil yang terjalin bersama. Desain ini membuat jaket puffer menjadi sangat populer di kalangan anak muda dan fashionista.

Tidak hanya itu, jaket ini juga populer karena kemampuannya untuk melindungi tubuh dari angin dan hujan. Bahan luarnya biasanya tahan air, sehingga tetap kering meskipun terkena hujan atau salju. Hal ini membuatnya sangat cocok digunakan saat cuaca dingin atau musim dingin.

Jaket tebal ini juga tersedia dalam berbagai warna dan model yang berbeda, sehingga kamu bisa memilih yang sesuai dengan gaya dan selera kamu. Jaket ini sangat cocok digunakan saat cuaca dingin atau musim dingin, dan bisa menjadi salah satu item fashion yang wajib kamu miliki di lemari pakaian kamu.

Baca Juga: Jenis Kain Fleece, Solusi Bahan Jaket Musim Dingin

Sejarah Jaket Puffer

Asal usulnya dapat ditelusuri kembali ke tahun 1930-an, ketika Eddie Bauer, seorang petualang dan pendaki gunung asal Amerika Serikat, menciptakan jaket dengan lapisan isolasi di dalamnya. Jaket ini dirancang untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat saat berada di daerah pegunungan yang dingin.

Kemudian, produknya semakin populer pada tahun 1970-an, ketika merek seperti The North Face dan Patagonia mulai memproduksi jaket dengan desain yang lebih modern dan stylish.

Perkembangannya terus berlanjut hingga saat ini. Bahan isolasi yang digunakan semakin berkualitas dan ringan, sehingga walaupun tebal, jaket ini tetap nyaman dan mudah dibawa. Desainnya juga semakin beragam, dengan berbagai warna dan pola yang menarik. Tidak hanya digunakan untuk aktivitas luar ruangan, tetapi juga menjadi tren fashion yang populer di kalangan anak muda.

Kelebihan dan Kekurangan Jaket Puffer

Kelebihan dan Kekurangan Jaket Puffer
Kelebihan dan Kekurangan Jaket Puffer

5 Kelebihan Jaket Puffer

1. Jaket puffer memang sangat terkenal akan kemampuannya dalam menjaga suhu tubuh tetap hangat. Jaket ini memiliki lapisan isolasi di dalamnya yang mampu menahan panas tubuh dan mencegah angin masuk ke dalam jaket. 

2. Jaket puffer memang terlihat besar dan tebal, namun sebenarnya jaket ini sangatlah ringan dan mudah dibawa. Hal ini disebabkan oleh bahan isolasi yang digunakan biasanya sangat ringan dan kompak. Tidak akan memberatkan tubuh saat digunakan atau dibawa dalam tas.

3. Jaket puffer adalah jenis jaket yang sangat diminati oleh para pecinta aktivitas di luar ruangan. Keunggulan utamanya adalah bahan luar yang tahan air, menjadikannya tetap kering meskipun terkena hujan atau salju. Tidak perlu khawatir akan kemungkinan basah kuyup.

4. Jaket puffer tidak hanya berfungsi sebagai pelindung tubuh dari cuaca dingin, tetapi juga menjadi tren fashion yang populer. Desain jaket ini semakin beragam, dengan berbagai warna dan pola yang menarik. Dapat dipadukan dengan berbagai outfit untuk menciptakan gaya yang stylish dan trendy.

5. Jaket puffer umumnya terbuat dari bahan yang tahan lama dan tahan terhadap keausan. Bahan isolasi yang digunakan biasanya memiliki ketahanan yang baik terhadap tekanan dan gesekan, sehingga jaket ini dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama tanpa mengalami kerusakan.

5 Kekurangan Jaket Puffer

1. Meskipun tahan air, jaket puffer tidak cocok digunakan dalam kondisi yang sangat lembab atau basah. Bahan isolasi di dalam jaket ini dapat menyerap kelembaban, sehingga jaket ini dapat terasa basah dan tidak nyaman saat digunakan dalam kondisi yang sangat lembab.

2. Bahan isolasi di dalam jaket puffer dapat mengalami penurunan kualitas seiring waktu. Bahan ini dapat menggumpal atau mengempis, sehingga kemampuannya untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat dapat berkurang. Perlu dilakukan perawatan yang baik agar tetap awet dan berfungsi dengan baik.

3. Jaket puffer memiliki desain yang bervolume dan terlihat besar, sehingga dapat membatasi gerakan tubuh. Namun, ada juga jenisnya yang lebih fleksibel dan ringan, yang cocok untuk aktivitas yang lebih aktif.

4. Jaket puffer umumnya memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan jenis jaket lainnya. Hal ini disebabkan oleh bahan isolasi yang digunakan, yang memiliki kualitas tinggi dan mahal. Namun, harga yang mahal ini sebanding dengan kualitas dan keawetannya.

5. Jaket puffer membutuhkan perawatan khusus agar tetap awet dan berfungsi dengan baik. Bahan isolasi di dalam jaket ini tidak boleh dicuci dengan mesin cuci, melainkan harus dicuci secara manual. Selain itu, jaket ini juga perlu disimpan dengan benar agar tidak mengalami kerusakan.

Baca Juga: Model Sweater Wanita Kekinian Untuk Musim Dingin

Cara Memilih Jaket Puffer yang Sesuai dengan Kebutuhan

Saat memilih jaket puffer, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar dapat memilih jaket yang sesuai dengan kebutuhan.

  • Pilihlah jenis yang sesuai dengan kebutuhan: Ada beberapa yang dapat dipilih, seperti jaket puffer dengan lapisan isolasi yang tebal atau tipis, dengan bahan luar tahan air atau tidak, dan yang memiliki desain yang bervolume atau lebih ringan.
  • Menyesuaikan ukurannya: Pastikan ukuran jaket sesuai dengan ukuran tubuh, jika terlalu besar atau terlalu kecil tidak akan memberikan perlindungan yang optimal. Perhatikan juga panjang lengan dan lebar bahu agar dapat dikenakan dengan nyaman.
  • Memilih bahan yang sesuai: Bahan isolasi biasanya terbuat dari poliester atau poliamida. Pilihlah bahan yang memiliki kualitas tinggi dan tahan lama. Perhatikan juga bahan luar jaket, jika tahan air akan memberikan perlindungan tambahan saat terkena hujan atau salju.

Jaket Puffer: Cara Memakainya dengan Gaya yang Tepat

Simak beberapa tips dalam memadukan jaket anti dingin ini dengan outfit kamu!

  • Padukan jaket dengan celana jeans atau celana panjang yang nyaman. Untuk tampilan yang lebih kasual, gunakan kaos atau sweater dengan warna yang kontras dengan jaket. Untuk tampilan yang lebih formal, gunakan kemeja atau blus dengan warna yang senada. Jangan lupa tambahkan aksesori seperti syal atau topi untuk melengkapi tampilan.
  • Jaket ini cocok digunakan untuk berbagai gaya, mulai dari gaya kasual hingga gaya sporty. Untuk gaya kasual, padukan dengan celana jeans dan sepatu sneakers. Untuk gaya sporty, gunakan celana olahraga dan sepatu lari. Untuk gaya yang lebih formal, bisa dengan celana panjang dan sepatu boots.

Tips untuk Mempertahankan Kualitasnya

Cara Mencuci Jaket Puffer
Cara Mencuci Jaket Puffer

Untuk mempertahankan kualitas jaket puffer, perlu dilakukan perawatan yang baik.

1. Simpan jaket puffer di tempat yang kering dan terlindung dari sinar matahari langsung. Hindari menyimpan jaket ini dalam tas yang terlalu padat atau tertekan, karena dapat merusak bahan isolasi di dalamnya. Jika memungkinkan, gantung di gantungan baju agar tetap bervolume.

2. Jika terdapat noda pada jaket puffer, segera bersihkan dengan menggunakan kain lembut yang telah dibasahi dengan air hangat dan sabun ringan. Hindari menggunakan deterjen atau bahan kimia yang keras, karena dapat merusak bahan isolasi di dalam jaket. Jangan juga mencucinya dengan mesin cuci, melainkan harus dicuci secara manual.

3. Hindari menggantung jaket puffer di tempat yang terlalu panas atau dekat dengan sumber panas, seperti radiator atau kompor. Panas yang berlebihan dapat merusak bahan isolasi di dalam jaket. Selain itu, hindari juga mengenakan jaket ini saat sedang melakukan aktivitas yang berpotensi merusak jaket, seperti memegang api atau benda tajam.

Meskipun jaket puffer memiliki harga yang cukup mahal, namun kualitasnya tidak diragukan lagi dalam menjaga tubuh tetap hangat dan nyaman. Knittopreneurs, tertarik untuk membelinya?

Baca Juga: Rekomendasi Bahan Jaket Musim Dingin

TOKO BAHAN KAOS KNITTO BANDUNG

Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Telepon: (022) 4214962

Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Telepon : (022) 20589089

TOKO BAHAN KAOS KNITTO YOGYAKARTA

Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta

Telepon : (0274) 5017513

TOKO BAHAN KAOS KNITTO SEMARANG

Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang

Telepon: (024) 760-728-5

TOKO BAHAN KAOS KNITTO SURABAYA

Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No 27, Surabaya (MERR)

Telepon: (031)5937700

Official WhatsApp: 082120003035

Email : [email protected]

Jam Buka

Senin – Jumat : 08.30 – 16.30 WIB

Sabtu : 08.30 – 14.30 WIB

Minggu : Libur