Apa itu Eco Print dan 5 Jenis Kain Terbaik Untuk Ecoprint

0
4.7/5 - Vote count: 355 votes

Mengenal Ecoprint dan 5 Jenis Kain Terbaik Untuk Ecoprint – Hi Knittopreneurs! Dalam artikel kali ini, Minto akan bahas tentang ecoprint, dimana Knittopreneurs bisa membuat motif pada kain dengan cara yang ramah lingkungan. Eco printing mulai digandrungi dan dapat menjadi alternatif kegiatan edukasi yang menarik bagi seluruh kalangan usia di waktu senggang. 

Apa itu Eco Print dan 5 Jenis Kain Terbaik Untuk Eco Print
Apa itu Eco Print dan 5 Jenis Kain Terbaik Untuk Eco Print

Tanpa berlama-lama, yuk kita belajar!

Apa itu Ecoprint?

Ecoprint adalah sebuah teknik seni untuk memberi motif pada tekstil yang menggunakan unsur-unsur alam untuk pencetakan motif pada tekstil. Teknik printing ini dilakukan menggunakan tumbuhan seperti dedaunan dan bunga yang  warna dan bentuknya akan terprint pada kain atau media tekstil lainnya.

Dapat disimpulkan, pengertian ecoprint merupakan metode pencetakan alami atau ramah lingkungan karena menggunakan bahan-bahan alami dan tidak memerlukan zat kimia berbahaya bagi bumi.

Bagaimana Cara Membuat Ecoprint? 

Ecoprint atau eco printing dibuat dengan menggunakan media yang berasal dari alam. Berikut detail proses pembuatannya:

  • Siapkan Daun, Bunga, Atau bahan Organik

Siapkan daun, bunga, atau bahan organik lainnya untuk digunakan dalam ecoprint. Knittopreneurs bisa pilih bunga dan daun yang memiliki bentuk, warna, dan ukuran yang beragam sehingga cocok pada desain ecoprint yang diinginkan. Pilihlah daun dan bunga yang masih fresh agar warnanya dapat terserap lebih baik.

  • Siapkan Kain

Siapkan Kain atau media tekstil yang akan menjadi media cetak, pilihlah kain yang sesuai dengan keinginanmu. Knittopreneurs boleh pilih kain putih atau dengan warna terang yang terbuat dari serat alami yang sudah dicuci sehingga kain dapat menyerap warna dari daun dan bunga lebih baik.

  • Proses Ecoprint

Gelar kain yang sudah disiapkan, lalu tempatkan bunga dan daun-daun kemudian pukul dengan palu sehingga cairan dan warna bunga dan daun menempel dengan permukaan kain. Lakukan hingga sesuai dengan desain Knittopreneurs lalu cabut bunga dan daun secara perlahan.

  • Proses Penjemuran dan Perendaman

Jemurlah kain yang sudah dihias dengan bunga dan daun, kemudian tunggu hingga kering. Kemudian rendam kain menggunakan air tawas. Jemur kembali hingga kain kering. Ecoprint sudah selesai!

Ecoprint memberikan hasil akhir kain yang memiliki pola dan warna yang unik dan spesial karena desainnya tidak dapat diduplikasi. Eco printing sering digunakan dalam pembuatan kain, tekstil seni, dan kerajinan lainnya. 

Proses Eco Printing dengan Daun dan Bunga
Proses Eco Printing dengan Daun dan Bunga

Apakah Ecoprint Awet?

Ketahanan hasil eco printing dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jenis kain yang digunakan, bahan organik yang digunakan untuk mencetak, dan cara perawatan yang diberikan pada kain setelah proses eco printing. Namun umumnya, hasil eco printing tidak sekuat dan seawet printing kain yang menggunakan tinta kimiawi karena ecoprint hanya menggunakan zat alami.

Baca Juga: Teknik Quilting Itu Apa? Mengenal Kreasi Seni dari Kain

Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Hasil Ecoprint?

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi ketahanan hasil ecoprint atau eco printing adalah:

  • Jenis Kain yang Digunakan

Kain yang digunakan dapat mempengaruhi seberapa awet hasil eco printing. Kain alami seperti katun dan linen cenderung lebih baik dalam menerima pewarna alami daripada kain sintetis. Kain alami juga cenderung lebih tahan lama.

  • Bahan organik yang Digunakan

Jenis daun, bunga, atau bahan organik lainnya yang digunakan dalam proses eco printing dapat mempengaruhi seberapa tahan hasilnya. Beberapa jenis bahan organik dapat menghasilkan warna yang lebih tahan lama daripada yang lain.

  • Zat Pengikat Alami yang Digunakan

Untuk memastikan pewarna alami melekat ke kain dengan baik, perlu direndam menggunakan air yang sudah mengandung pengikat warna alami seperti tawas. Kualitas pengikat warna alami juga dapat memberi pengaruh pada ketahanan warna ecoprint.

  • Perawatan

Cara merawat kain juga dapat mempengaruhi hasil ketahanan ecoprint. Hindari mencuci kain ecoprint dengan air panas atau deterjen yang tidak lembut, karena ini dapat mempercepat warna memudar. Perawatan yang benar dapat membantu mempertahankan warna dari hasil cetakan ecoprint.

Meskipun hasil eco printing cenderung tidak sekuat pewarna sintetis, banyak orang menyukai hasil ecoprint karena  unik dan tidak pasaran. Dengan perawatan yang baik, hasil eco printing dapat tetap awet dan indah selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Jenis Teknik Pewarnaan Kain Terbaik dan Lengkap

5 Rekomendasi Kain untuk Media Ecoprint

Contoh Hasil Akhir Ecoprint
Contoh Hasil Akhir Ecoprint

Eco Printing dapat dilakukan pada berbagai jenis kain, tetapi jenis kain dengan komposisi serat alami cenderung lebih bagus untuk teknik ecoprint daripada kain sintetis. Kain-kain dengan komposisi serat  alami memiliki kemampuan yang lebih baik untuk menyerap pewarna alami sehingga menghasilkan hasil print yang lebih baik. Berikut ini adalah beberapa jenis kain yang cocok untuk eco printing.

  • Katun

Katun adalah salah satu kain yang paling umum digunakan untuk eco printing. kain katun memiliki permukaan yang halus dan lembut, serta mampu menyerap zat warna dengan cukup baik

  • Linen

Linen adalah kain dengan serat alami yang diambil dari serat tanaman flax. Kain linen juga cocok dipakai sebagai media untuk eco printing dan dapat mempertahankan warna cukup baik.

  • Sutra

Kain sutra merupakan salah satu kain mewah yang cocok untuk eco printing. Serat sutra memiliki ciri khas yang lembut dan sejuk di kulit, cocok untuk media ecoprint.

  • Wol

Meskipun wol bukan kain yang berasal dari tanaman, kain ini bisa digunakan untuk eco printing. Pewarna alami dapat memberikan hasil yang menarik pada wol. Namun sayangnya kain wol kurang diminati oleh masyarakat Indonesia.

  • Rayon

Rayon adalah salah satu kain semi-sintetis yang cocok digunakan sebagai media untuk eco printing. Ini juga dapat menghasilkan hasil yang cukup baik, meskipun seratnya tidak menyerap zat warna sebaik serat alami.

  • Rami

Rami adalah kain dengan serat alami yang kuat dan tahan lama yang seratnya berasal dari tanaman rami. Kain rami cocok digunakan untuk media eco printing karena seratnya yang halus.

  • Kain Campuran   

Beberapa kain dengan komposisi serat campuran seperti serat alami dan sintetis bisa jadi pilihan yang cocok untuk media eco printing. Namun Knittopreneurs harus mencoba terlebih dahulu apakah kainnya cocok dan dapat menyerap zat pewarna alami dengan baik atau tidak. Menurut Minto, lebih baik Knittopreneurs pilih kain dengan komposisi serat alami yang lebih banyak

Baca Juga: Apa Itu Tapestri? Mengenal Lebih Dalam Mengenai Seni Tekstil

Kain-kain diatas bisa jadi alternatif bahan yang cocok untuk media eco printing. Mudah kan untuk melakukannya? Yuk coba sekarang juga!

TOKO BAHAN KAOS KNITTO BANDUNG

Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Telepon: (022) 4214962

Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Telepon : (022) 20589089

TOKO BAHAN KAOS KNITTO YOGYAKARTA

Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta

Telepon : (0274) 5017513

TOKO BAHAN KAOS KNITTO SEMARANG

Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang

Telepon: (024) 7607285

TOKO BAHAN KAOS KNITTO SURABAYA

Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No 27, Surabaya (MERR)

Telepon: (031) 5937700

Official WhatsApp: 082120003035