Kelebihan dan Kekurangan Sablon Flocking Untuk Kaos

0
4/5 - Vote count: 1 vote

Dalam proses mencetak gambar atau tulisan pada kain, kamu bisa menggunakan berbagai cara salah satunya adalah dengan menggunakan sablon. Banyak sekali jenis sablon, baik dari cara pengerjaan manual maupun digital. Beberapa jenis sablon yang sering digunakan oleh para produsen kaos terutama sablon manual adalah Sablon Rubber dan Sablon Plastisol. Tetapi selain kedua jenis sablon ini masih ada jenis sablon Flocking yang sayang sekali jika kamu lewatkan. Sudah tahu apa itu sablon Flocking?

Apa itu Sablon Flocking?

Sablon Flocking atau yang biasa disebut dengan sablon beludru adalah salah satu teknik sablon manual yang mana menghasilkan efek beludru dan timbul pada permukaan kaos atau objek sablonnya.

sablon flocking

image source: https://concordssp.com/

Flock merupakan bahan serat fiber yang bertekstur halus, terdapat tiga jenis tinta flocking yaitu Flock dalam bentuk serbuk, lembaran dan juga flock dalam bentuk sticker. Pada proses pengerjaan sablon ini, dibutuhkan lem khusus untuk bisa merekatkan material flocking pada kaosnya. 

Sejarah Sablon Flocking

Menilik pada sejarahnya, ternyata sablon ini sudah ada sejak lama pada dunia sablon di Amerika sejak pertengah abad ke-20 dan bertahan hingga hari ini. Jenis sablon ini digunakan untuk mencetak nomor pada seragam tim olahraga lokal.

Baca Juga: Apakah Bahan Sablon Manual dan Sablon Digital Sama?

Kelebihan dan Kekurangan Sablon Flocking

Setiap jenis sablon pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan, sama halnya dengan sablon Flocking yang juga mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kamu sebagai pengguna sablon wajib mengetahui hal ini untuk sebagai pertimbangan sebelum menggunakan jenis sablon tersebut. Berikut ini kelebihan dan kekurangan sablon Flocking.

Kelebihan Sablon Flocking

  • Kelebihan sablon flocking adalah akan membuat kaos terlihat lebih eksklusif dan berbeda.
  • Desain yang kamu cetak akan terlihat lebih elegan karena dapat timbul pada permukaan kaos.
  • Hasil sablon terasa lembut
  • Sablon ini lebih tahan lama dan awet, tahan juga ketika dicuci

Kekurangan Sablon Flocking

  • Tidak bisa mengaplikasikan banyak warna.
  • Tidak bisa digunakan untuk desain yang rumit, biasanya jenis sablon ini digunakan untuk mencetak tulisan saja.
  • Perawatan kaos yang menggunakan sablon Flocking harus berhati-hati dan tidak mudah jika ingin sablonnya tetap awet dan tahan lama.
  • Jika dibandingkan dengan tinta waterbase sablon flocking sebenarnya mempunyai karakter yang lebih tahan ketika dicuci.

Tips Perawatan Kaos Dengan Sablon Flocking

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya jika ingin kaos yang menggunakan sablon ini tetap awet dibutuhkan perawatan yang baik, dan terkadang kita seringkali mengabaikan perawatan pada kaos padahal mengaplikasikan perawatan kaos dengan benar adalah salah satu cara agar kaos kamu tetap awet dan bisa tahan lama. Maka dari itu kamu harus selalu memperhatikan label wash instruction yang ada pada baju kamu untuk mengetahui bagaimana cara merawat kaos dengan benar. Berikut ini cara untuk perawatan kaos yang menggunakan sablon Flocking.

Agar kaos yang menggunakan sablon Flocking tetap aman dan awet sehingga bisa kamu gunakan dalam jangka waktu yang lama, coba ikuti tips perawatan kaos dengan sablon Flocking ini.

  1. Usahakan untuk mencuci kaos dengan sablon Flocking secara manual atau dengan tangan dan hindari mencuci kaos ini dengan teknik Dry Cleaning atau menggunakan mesin cuci.
  2. Ketika mencuci usahakan untuk tidak menyikat secara langsung dan balik kaos kamu agar desain dan sablonan tetap terjaga.
  3. Disarankan agar kamu menggunakan air yang lebih hangat ketika mencuci kaos dengan sablon Flocking.
  4. Pada saat menjemur kaos usahakan agar kaos dibalik jangan sampai kaos terutama desain dan sablon nya terpapar sinar matahari secara langsung, karena hal ini dapat memudarkan warna sablonan.
  5. Jika kaos harus disetrika, jangan sampai sablonan terkena setrika secara langsung, lapisi terlebih dahulu atau kamu bisa balik terlebih dahulu. 
  6. Jika terdapat noda pada kaos lebih baik langsung bersihkan kaos jangan menunda karena bisa menempel dan susah dihilangkan.

Jenis Bahan Yang Cocok Digunakan Untuk Sablon Flocking

Apakah semua jenis bahan bisa digunakan untuk sablon flocking? Jika kamu merasa bingung dengan jenis bahan apa yang sebaiknya kamu gunakan untuk menggunakan variasi sablon ini, mungkin beberapa jenis bahan kaos ini bisa kamu coba gunakan. 

  1. Cotton Combed

Pertama jenis bahan yang sudah pasti bisa digunakan untuk semua jenis sablon adalah kain kaos Cotton Combed, karena memang bahan kaos ini sangat serba guna. Jenis kain yang dibuat dari 100% serat cotton dan diproduksi dengan cara digaruk ini mempunyai berbagai pilihan ketebalan kain seperti yang ada di Knitto Textiles, yaitu: Heavyweight Cotton Combed 16s, Cotton Combed 20s, Cotton Combed 24s, dan Cotton Combed 30s. Semua jenis kain Cotton Combed ini bisa digunakan untuk sablon Flocking.

  1. Cotton Carded

Dikatakan kain ini mirip dengan kain Cotton Combed, padahal jika kamu perhatikan secara seksama kain ini berbeda dengan bahan Combed hanya saja memang dari segi bahan baku nya yang memang sama. Bahan ini juga bisa kamu coba untuk sablon Flocking.

  1. Cotton Bamboo

Selain kedua jenis bahan kaos di atas kamu juga bisa mencoba untuk menggunakan salah satu bahan Premium ini, Cotton Bamboo. Kain yang dibuat dari campuran 70% serat Bamboo dan 30% serat Cotton ini juga cocok untuk kamu gunakan sebagai media cetak sablon flocking. Apalagi kain ini juga bisa kamu jadikan sebagai bahan pengganti dari kain Cotton Combed karena harga kain ini pun tidak jauh berbeda dengan harga kain Combed. Cek harga kain Cotton Bamboo disini

  1. TENCEL™ Modal blended with Cotton

Bosan dengan kain yang biasa-biasa saja? Kamu perlu mencoba kain yang sama exclusive nya yaitu TENCEL™ Modal blended with Cotton. Kain yang dibuat dari 50% serat TENCEL™ Modal dan 50% serat Cotton ini bisa juga kamu gunakan sebagai media cetak sablon flocking, hanya saja perlu kamu tahu ya jika harga dari bahan ini memang cukup mahal sehingga budget produksi nya harus kamu hitung dengan seksama.

  1. CVC Misty 

Selain kain dengan bahan Cotton atau kain-kain yang kualitasnya premium, kamu juga bisa mencoba bahan kaos dengan campuran Cotton dan Polyester atau CVC (Chief Value Cotton). Kain CVC di Knitto Textiles tersedia pada beberapa pilihan ketebalan seperti CVC 30s dan 24s, hanya saja warna yang tersedia memang hanya ada Misty saja, tapi tenang kamu bisa pilih antara Misty M71 dan M70 pada kain CVC 30s dan Misty M71 pada kain CVC 24s. 

Jadi sudah cukup lengkap ya informasi yang kami berikan ini? Kamu bisa menggunakan sablon Flocking pada jenis kain apapun sesuai dengan keinginan dan budget yang sudah kamu tentukan. Sebelum memulai produksi pastikan semua bahannya baik dari segi sablon dan bahan kaosnya mempunyai kualitas yang baik ya.

TOKO BAHAN KAOS KNITTO BANDUNG

Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Telepon: (022) 4214962

Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Telepon : (022) 20589089

TOKO BAHAN KAOS KNITTO YOGYAKARTA

Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta

Telepon : (0274) 5017513

TOKO BAHAN KAOS KNITTO SEMARANG

Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang

Telepon: (024) 760-728-5

Official WhatsApp: 082120003035

Email : [email protected]

Jam Buka

Senin – Jumat : 08.30 – 16.30 WIB

Sabtu : 08.30 – 14.30 WIB

Minggu : Libur