4 Perbedaan Sweater dan Hoodie Terbaik Yang Perlu Diketahui

0
5/5 - Vote count: 104 votes

Perbedaan Sweater dan Hoodie Yang Perlu Diketahui – Jaket yang mempunyai penutup kepala itu disebut jaket saja atau hoodie? kalau yang tidak mempunyai resleting apakah jaket atau sweater?

Sering sekali kita menjadi bingung dan sering tertukar ketika menyebutkan jenis-jenis pakaian hangat dengan berbagai bentuknya, agar kamu tidak bingung dan salah menyebutkan jenis pakaian hangat berikut ini kami berikan beberapa perbedaan sweater dan hoodie yang harus kamu ketahui, dan juga ada beberapa rekomendasi jenis bahan jaket yang bisa kamu gunakan untuk membuat hoodie dan sweater.

Perbedaan Sweater dan Hoodie
Perbedaan Sweater dan Hoodie

Apa itu Hoodie?

Hoodie, berasal dari kata hood yang diambil dari bahasa inggris yang berarti penutup kepala atau tudung.

Sesuai dengan namanya pakaian hangat ini mempunyai tudung atau penutup kepala, yang terkadang di variasikan lagi dengan adanya tali sebagai penyesuai penutup kepala nya saat digunakan.

Hoodie juga terbagi menjadi beberapa jenis seperti Hoodie Zipper dan Hoodie Unzipper atau Hoodie yang mempunyai resleting dan Hoodie tanpa resleting.

Resleting berfungsi sebagai pembuka dan penutup bagian depan hoodie, tetapi untuk hoodie tanpa resleting pembuka nya tetap melalui lubang kepala.

Sebagai variasi tambahan juga hoodie biasanya mempunyai saku di bagian depannya.

Apa itu Sweater

Sweater juga merupakan pakaian hangat yang namanya diambil dari bahasa inggris yang artinya penghangat.

Pakaian ini sangat cocok digunakan pada musim hujan, karena berfungsi sebagai penghangat tubuh dengan karakteristik pakaian yang tebal dan hangat.

Sweater juga tidak hanya digunakan sebagai pakaian untuk menghangatkan tubuh saat musim dingin tetapi bisa juga digunakan sebagai outer yang dipadukan dengan kemeja, kaos, polo shirt, atau pakaian lainnya.

Seperti hoodie sweater juga mempunyai beberapa variasi atau jenis seperti cardigan yang terbuka di bagian depan mempunyai kancing sebagai pembuka dan penutup.

Crew neck dengan tanpa aksesoris sebagai pembuka atau seperti kaos pada umumnya hanya saja tangannya panjang. Sweater dulu dibuat dari bahan wool tetapi saat ini sweater bisa dibuat dari jenis bahan apa saja termasuk dengan bahan Combed Baby Terry dan Bahan Fleece.

Sejarah Sweater

Jika kita melihat pada sejarahnya, Sweater sebenarnya sudah ada sejak berabad-abad lalu lamanya, dahulu bahan dasar pembuatan pakaian ini diawali menggunakan rajutan wol.

Pakaian rajutan ini dibuat oleh para istri dari pelaut atau nelayan menggunakan bahan wol alami yang mana kandungan minyak pada bahan tersebut bisa melindungi dan menahan udara dingin bahkan ketika lembab sekalipun. 

Pada tahun 1890-an, nama sweater ini muncul yang mana diadopsi oleh para atlet Amerika.

Sweater pertama kali itu sangat tebal dan berat, berwarna biru gelap dengan model pullovers dan digunakan di saat sebelum dan sesudah para atlet bertanding untuk melindungi tubuh mereka dari rasa dingin. 

Di tahun 1920 para desainer terkenal seperti Jeanne Lanvin & Gabrielle Coco Chanel memperkenalkan sweater ke dalam koleksi mereka.

Sepanjang abad ke 20, sweater sudah mengalami banyak perkembangan dengan berbagai macam desain, dan dibuat dari berbagai jenis bahan, tidak hanya wol saja, mulai dari bahan yang alami sampai ke serat sintetis dan digunakan oleh siapapun laki-laki, perempuan sampai anak-anak.

Perbedaan Sweater dan Hoodie

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan perbedaan sweater dan hoodie itu sebenarnya terletak pada bentuk dari pakaiannya.

Hoodie itu mempunyai penutup kepala atau tudung sedangkan sweater tidak mempunyai penutup kepala dan juga bentuk bagian depan yang mana hoodie di desain mempunyai saku dan resleting (meskipun terdapat hoodie tanpa resleting), sedangkan sweater biasanya hanya polos saja tanpa ada saku dan tampak seperti kaos pada umumnya dengan lengan panjang.

Meskipun dari segi bentuk pakaiannya berbeda, jika kita lihat dari segi kegunaannya kedua pakaian ini sama-sama berfungsi sebagai pakaian untuk menghangatkan tubuh dari cuaca dingin, dan kedua pakaian ini juga bisa dibuat dari bahan yang sama.

Rekomendasi Bahan Untuk Membuat Hoodie dan Sweater

Apakah perbedaan sweater dan hoodie berpengaruh juga pada bahan pembuatannya?

Meskipun terdapat perbedaan sweater dan hoodie, tetapi bahan untuk membuat kedua jenis pakaian ini ternyata bisa sama.

Seperti yang sudah kami sampaikan di awal pada artikel ini kami juga akan memberikan rekomendasi bahan yang bisa kamu gunakan untuk membuat Hoodie dan sweater.

Bahan Hoodie dan Sweater Baby Terry

Salah satu jenis bahan yang sangat kami rekomendasikan untuk membuat hoodie dan sweater adalah Baby Terry. Kain ini mempunyai dua permukaan yaitu pada bagian luarnya yang menyerupai kain kaos pada umumnya dan pada bagian dalamnya terdapat struktur kain yang menyerupai loop.

Kain Baby Terry ini bisa dirajut dengan jenis bahan apapun, salah satunya adalah bahan Cotton Combed seperti yang tersedia di Knitto Textiles, dan kami menyebutnya kain Cotton Combed Baby Terry. 

Cotton Combed Baby Terry mempunyai gramasi 240-260 gsm dan lebar kainnya 36”, banyak sekali jenis warna yang bisa kamu pilih, karena sudah tersedia lebih dari 20 jenis warna pada kain yang hangat dan halus ini. 

Baca Juga: Bahan Baby Terry Yang Bagus Apakah Yang Tebal atau Tipis?

Bahan Hoodie dan Sweater Fleece

Selain bahan Baby Terry untuk membuat hoodie dan sweater kamu juga bisa menggunakan jenis bahan Fleece.

Fleece dan Baby terry sebenarnya sama-sama mempunyai permukaan luar dan dalam yang berbeda, pada kain Fleece permukaan luarnya sama-sama seperti bahan kaos pada umumnya, tetapi jika kamu perhatikan bagian dalamnya mempunyai bulu halus yang hangat dan membuat nyaman saat digunakan. 

Bahan Fleece juga sama-sama bisa dirajut menggunakan jenis bahan dasar apapun, dan di Knitto Textiles terdapat dua jenis kain Fleece yang pertama adalah Cotton Combed Fleece dan CVC Fleece. 

Cotton Combed Fleece adalah bahan jaket yang sudah pasti dibuat dari 100% serat Cotton Combed yang berkualitas premium dan konstruksi kainnya ini tebal dengan gramasi 280-290 gsm dan lebar kainnya 72” berbentuk open finish (sudah dibelah). 

CVC Fleece adalah kain Fleece yang dibuat dari serat campuran Cotton dan Polyester, kain ini termasuk ke dalam jenis bahan semi-sintetis.

Apakah kainnya nyaman untuk digunakan? Tentu saja, meskipun kain ini mempunyai campuran Polyester tapi tenang, kain CVC Fleece tetap nyaman dan aman digunakan, selain itu juga campuran serat Cotton nya masih lebih banyak kan? Daya serap kainnya pun tetap baik dan tidak terasa panas saat digunakan.

Tidak hanya kedua jenis kain ini saja, kami masih mempunyai satu jenis bahan Fleece yang merupakan jenis terbaru yang ada di Knitto textiles yaitu Heavy Cotton Combed Fleece. Apa bedanya dengan kain Fleece biasa?

Perbedaannya adalah ketebalan kainnya, karena gramasi dari kain ini 330-350 gsm yang mana kainnya lebih berat dan lebih tebal dari dua kain Fleece sebelumnya.

Untuk saat ini kami baru menyediakan warna Jet Black saja tetapi tidak menutup kemungkinan akan hadirnya warna terbaru pada kain ini.

Semoga ulasan kami tentang perbedaan sweater dan hoodie bermanfaat dan rekomendasi yang kami berikan juga bisa menjadi referensi untuk teman-teman Knitto ya. Gunakan bahan kaos dan bahan jaket dari Knitto dengan pemesanan kain yang super mudah melalui Customer Portal Knitto.

TOKO BAHAN KAOS KNITTO BANDUNG

Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Telepon: (022) 4214962

 

Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Telepon : (022) 20589089

TOKO BAHAN KAOS KNITTO YOGYAKARTA

Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta

Telepon : (0274) 5017513

TOKO BAHAN KAOS KNITTO SEMARANG

Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang

Telepon: (024) 760-728-5

Official WhatsApp: 082120003035

Email : info@knitto.co.id

Jam Buka

Senin – Jumat : 08.30 – 16.30 WIB

Sabtu : 08.30 – 14.30 WIB

Minggu : Libur