Bercerita dengan Batik Tumpal, Warisan Budaya yang Memukau

0
5/5 - Vote count: 37 votes

Bercerita dengan Batik Tumpal, Warisan Budaya yang Memukau – Hi Knittopreneurs! Dalam artikel kali ini, Minto bakal bahas salah satu motif Batik yang indah dan dapat digunakan oleh pria maupun wanita. Nama motif Batik tersebut adalah Batik Tumpal.

Bercerita dengan Batik Tumpal, Warisan Budaya yang Memukau
Bercerita dengan Batik Tumpal, Warisan Budaya yang Memukau

Tanpa lama-lama lagi, yuk kita langsung bahas aja apa itu kain Batik Tumpal dan apa makna motif Tumpal yang dipakai pada Batik, simak sampai artikelnya habis ya!

Apa itu Kain Batik Tumpal?

Batik Tumpal adalah salah satu motif kain Batik yang dapat ditemui dalam budaya Indonesia. Dalam bahasa Jawa, kata “tumpal” memiliki arti pucuk atau ujung. Tergambar pada motif Batik Tumpal, yang memiliki ciri khas yang mudah dikenali karena memiliki motif yang terdiri dari sejumlah “tumpal” atau segitiga yang teratur dan berulang.

Biasanya, contoh motif Tumpal terdiri dari segitiga yang berulang membentuk satu baris horizontal atau vertikal secara simetris, dan dapat berfungsi juga sebagai elemen dekoratif pada motif kain Batik lainnya.

Contoh Motif Batik Tumpal
Contoh Motif Batik Tumpal

Fun factnya, sejarah kain Batik motif Tumpal ini sudah dipakai sejak zaman kerajaan dulu, lho. Tepatnya oleh para raja dan bangsawan, untuk menunjukan kekuasaan dan kekuatannya. Baru-baru ini, yaitu pada tahun 2018, maskot burung elang bondol pada acara Asian Para Games 2018 “Momo” menggunakan motif Batik Tumpal sebagai selendangnya. (Sumber: IndonesiaBaik.ID)

Batik Tumpal juga biasanya dilengkapi dengan motif tambahan atau isen-isen untuk mengisi bagian yang kosong. Biasanya, motif tumpal ini dapat terletak pada bagian kiri, kanan, atas, maupun bawah kain Batik. Biasanya bila sang pemakai adalah wanita, Batik motif Tumpal dipakai pada bagian depan pakaian. Sedangkan bila sang pemakai adalah pria, biasanya motif Batik Tumpal dipakai pada bagian belakang pakaian.

Baca Juga: Pesan yang Tersirat dari Batik Pring serta Keunikan dan Keragamannya

Arti dari Motif Batik Tumpal

Gambar dan Sketsa Batik Tumpal
Gambar dan Sketsa Batik Tumpal

Motif Batik Tumpal dapat memiliki makna yang berbeda tergantung pada daerah atau budaya yang membuatnya. Namun motif Batik Tumpal biasanya memiliki tiga makna simbolis sebagai berikut.

  • Simbol Keberuntungan

Motif Batik Tumpal dapat dianggap sebagai simbol keberuntungan atau kesuksesan dalam hidup, sehingga sering ditemukan dan diaplikasikan dalam desain motif batik untuk acara-acara khusus seperti pernikahan atau upacara formal lainnya.

  • Simbol Keseimbangan dan Harmoni

Motif Batik Tumpal yang berulang secara teratur dan simetris dapat menciptakan kesan seimbang dan harmonis dalam desain batik tersebut. Batik Tumpal ini juga seringkali melambangkan keharmonisan antara manusia, Tuhan, dan semesta.

  • Simbol Perlindungan

Beberapa masyarakat percaya bahwa motif Batik Tumpal memiliki kekuatan untuk  melindungi karena dapat menolak bala sang pemakai, sehingga mereka memakainya dalam keadaan-keadaan tertentu dengan tujuan untuk melindungi diri dari energi negatif. Hal ini disebabkan oleh motif dari Batik Tumpal sendiri yang berbentuk segitiga yang sering dianggap seperti gigi buaya.

Setiap motif Batik memiliki nilai dan filosofi budaya yang mendalam. Ada banyak motif Batik lainnya yang dapat ditemukan di seluruh Indonesia yang mengandung berbagai makna dan sejarahnya yang berbeda-beda sesuai dari daerah mereka berasal. Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang berharga dan dihargai secara internasional sebagai bentuk warisan budaya takbenda yang indah.

Baca Juga: Mengenal Kain Primis Untuk Pembuatan Batik Tulis

Dari Mana Batik Tumpal Berasal?

Batik Tumpal merupakan motif Batik yang memiliki akar budaya dari berbagai wilayah di Indonesia. Batik adalah seni tekstil yang sangat beragam dan memiliki berbagai motif yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, tidak ada satu daerah tertentu yang dapat diklaim sebagai asal-usul tunggal untuk motif Batik Tumpal karena Batik Tumpal juga sering dijadikan sebagai aksen dekoratif tambahan dalam motif Batik dari berbagai daerah.

Motif Batik Tumpal dapat ditemukan di kain Batik berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa, Bali, Sumatra, dan berbagai daerah lainnya. Setiap daerah memiliki varian Batik Tumpal yang mungkin memiliki karakteristik dan makna budaya yang berbeda. Motif Batik Tumpal biasanya memiliki makna simbolis yang beragam, tergantung pada tradisi dan kepercayaan masyarakat setempat.

Mengapa Kita Perlu Melestarikan Batik?

Ragam Hias Tumpal pada Kain
Ragam Hias Tumpal pada Kain

Kain Batik perlu dilestarikan karena memiliki nilai budaya, sejarah, dan seni yang sangat penting bagi negara kita. Tak jarang, kain Batik juga dijadikan identitas dari negara Indonesia sehingga setiap pada tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa kain Batik perlu dilestarikan.

  • Bentuk Warisan Budaya

Batik adalah warisan budaya Indonesia yang perlu dibanggakan. Batik sendiri adalah bagian dari identitas budaya Indonesia dan memiliki akar yang dalam pada sejarah dan tradisi Indonesia. Dengan melestarikan Batik, kita juga melestarikan bagian penting dari budaya yang diwariskan turun temurun dari nenek moyang kita.

  • Bentuk Seni Tekstil

Batik adalah bentuk seni tekstil yang indah. Proses pembuatan Batik terbilang rumit dan tidak mudah karena melibatkan keterampilan tangan yang tinggi dan kreativitas dalam mendesain motif-motif yang rumit. Melestarikan Batik berarti mendukung seniman dan pengrajin yang membuat dan melestarikan budaya kita.

  • Identitas Nasional

Batik telah diakui sebagai simbol identitas nasional negara kita, Indonesia. Bahkan, Batik dijadikan sebagai pakaian resmi untuk menghadiri banyak acara kenegaraan dan perayaan penting. Melestarikan batik adalah cara untuk mempertahankan dan memperkuat jati diri nasional. Setiap tanggal 2 Oktober, masyarakat Indonesia merayakan hari Batik lho.

  • Pemberdayaan Ekonomi

Industri Batik memberikan pekerjaan dan penghasilan bagi ribuan orang di Indonesia. Dengan melestarikan kain Batik, kita juga mendukung keberlanjutan ekonomi para pengrajin dan pelaku industri Batik.

  • Peningkatan Pariwisata

Batik juga memiliki daya tarik bagi wisatawan, sehingga dapat membuat bidang pariwisata mengalami peningkatan. Wisatawan sering mencari dan membeli Batik tradisional Indonesia sebagai souvenir. Melestarikan Batik dapat meningkatkan sektor pariwisata dan kontribusi ekonominya.

  • Inovasi dan Kreativitas

Meskipun kain Batik memiliki akar yang dalam dalam tradisi, ada juga ruang untuk inovasi dan kreativitas dalam desain dan teknik pembuatan Batik. Dengan melestarikan batik, kita dapat mempromosikan inovasi dalam seni tekstil.

  • Pelestarian Teknik Tradisional

Proses pembuatan Batik melibatkan teknik-teknik tradisional yang telah ada selama berabad-abad. Melestarikan batik juga berarti menjaga teknik-teknik ini agar tidak hilang.

Baca Juga: Pesona Tradisi Nusantara dalam Batik Sekar Jagad, Bisa Jadi Fashion yang Unik!

Kesimpulannya, melestarikan kain Batik bukan hanya tentang melestarikan kain atau motifnya saja, tetapi juga tentang mempertahankan identitas, budaya, seni, dan warisan yang penting bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Dengan menjaga dan menghormati warisan negara kita yaitu kain Batik, kita dapat mewariskannya kepada generasi mendatang dan menjaga keberlanjutan budaya ini.

 TOKO BAHAN KAOS KNITTO BANDUNG

Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Telepon: (022) 4214962

Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Telepon : (022) 20589089

TOKO BAHAN KAOS KNITTO YOGYAKARTA

Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta

Telepon : (0274) 5017513

TOKO BAHAN KAOS KNITTO SEMARANG

Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang

Telepon: (024) 7607285

TOKO BAHAN KAOS KNITTO SURABAYA

Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No 27, Surabaya (MERR)

Telepon: (031) 5937700

Official WhatsApp: 082120003035